Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga
Atraksi air mancur tebesar dan termegah di Asia Tenggara kini menjadi ikon destinasi pariwisata Kota Purwakarta.
Permainan lampu hias mewarnai air mancur dengan ketinggian bervariasi. Gerakan air dapat bergoyang ke kiri dan ke kanan dapat membentuk gelombang.
Sebelum diresmikan menjadi Taman Sri Baduga, lokasi Situ Beleud adalah kawasan konservasi serta kawasan hijau terbesar di Purwakarta sekitar 4 hektare. Tempat ini juga berada di titik strategis karena berdekatan dengan Alun-alun Purwakarta, Diorama Purwakarta dan Diorama Nusantara, serta perpustakaan digital.
Seperti diketahui Taman Air Mancur Sri Baduga sejak pertama dibuka dan hingga kini digratiskan untuk warga. Khusus pertunjukan air mancur menari hanya dibuka pada Sabtu malam selama dua sesi pertunjukan pukul 17.30 WIB dan 21.00 WIB. Pada hari biasa tetap dibuka untuk umum tetapi air mancur tanpa ada efek tambahan.Permainan lampu hias mewarnai air mancur dengan ketinggian bervariasi. Gerakan air dapat bergoyang ke kiri dan ke kanan dapat membentuk gelombang.
Sebelum diresmikan menjadi Taman Sri Baduga, lokasi Situ Beleud adalah kawasan konservasi serta kawasan hijau terbesar di Purwakarta sekitar 4 hektare. Tempat ini juga berada di titik strategis karena berdekatan dengan Alun-alun Purwakarta, Diorama Purwakarta dan Diorama Nusantara, serta perpustakaan digital.
Tempat tersebut juga berfungi sebagai sarana olahraga masyarakat. Bahkan warga pun berkesempatan memberi makan berbagai macam ikan yang jumlahnya mencapai puluhan ton di kawasan tersebut.
Selain terdapat air mancur terbesar se-Asia Tenggara, di kawasan wisata Situ Buleud pun setiap malam minggu terdapat kearifan lokal budaya Sunda dan wisata kuliner yang menyuguhkan berbagai makanan dan minuman tradisional.Sesuatu yang menjadi permasalahan di objek wisata tersebut adalah kurangnya lahan parkir, wisatawan yang membawa kendaraan pribadi apabila tidak dapat lahan parkir terpaksa memarkir di pinggir jalan atau di jalan masuk desa.
